2.24.2013

Danau Rana Yang Mempesona.

Danau Rana berada tepat di pedalaman Pulau Buru sekitar 63 km dan berada pada ketinggian sekitar 700 m di atas permukaan laut.
Danau rana merupakan danau terbesar di Propinsi Maluku, berada dalam wilayah Kecamatan Air Buaya sangat cocok bagi wasatawan yang suka berpetualang dialam bebas, Untuk mencapainya tersedia dua jalur pilihan, pertama perjalanan melalui jalur barat melalui Desa Wamlana Kecamatan Air Buaya, desa yang terletak ± 80 km dari pusat kota Namlea ini bisa anda capai dengan mobil selama 1,5 jam. Sepanjang ± 43 km dalam perjalanan terlihat pemandangan alam yang indah, beraneka macam jenis tumbuhan dapat dijumpai disini.

Perjalanan akan melewati beberapa desa yang dihuni oleh masyarakat suku asli Pulau Buru, disini Pengunjung disuguhkan tarian ”sawat” sebagai tanda ucapan selamat datang bagi para tamu. Jalur melewati desa Tifu Kecamatan Leksula, desa yang terletak di selatan pusat kota Namlea ini hanya dapat ditempuh dengan perjalanan laut menggunakan speedboat dengan jarak tempuh ± 5 jam, tiba di Desa Tifu dengan menggunakan mobil truck dimulai petualangan ke Danau Rana sepanjang 40 km sampai di desa Waelo, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju pusat Danau Rana ± 6 jam, sama seperti jalur barat disepanjang jalan juga melewati perkampungan masyarakat suku asli Pulau Buru.

Danau Rana terkenal keramat bagi masyarakat sekitarnya, airnya jernih dipenuhi dengan bunga teratai diatasnya, udaranya sejuk, ketenangan Danau Rana bias di nikmati dengan menggunakan perahu dengan pemandangan indah di ujung senja itu tampak awan berarak-arak, bergumpal-gumpal menggantung di kanopi langit di atas Danau Rana.
Kala bersampan di tengah danau ini, kita seolah merasa jangan-jangan kita ini sudah berada di beranda sorga yang sering digambarkan begitu indah tak terkirakan. Bayangkan saja, pantulan sinar matahari senja memendarkan warna lembayung, udara yang sejuk disisipi awan-awan kelabu kelam serta putih lemah memayungi kepala kita.
Memasuki senja angin malam ( oleh masyarakat setempat dinamakan sibu-sibu ) pun datang semilir menyumbui permukaan danau yang mulai kelam.

Bila anda ingin berkeliling Danau hanya dengan biaya 100 ribu masyarakat setempat siap mengantar anda berkeliling ke mana saja dengan waktu sepuasnya, anda bisa mengunjungi perkampungan warga yang mengelilingi danau ada dusun Wamamboli, Kaktuan, Erdafa, Warujawa, Waimite, Wagrahi, dan Waireman anda akan disambut dengan senyum ramah masyarakt Buru

Sumber : http://wisatamaluku.wordpress.com
Artikel Terkait

10 komentar:

  1. Balasan
    1. slmt pagi juga..trimakasih kunjungannya salam persahabatan..

      Hapus
  2. a serene and lovely place..nice!

    BalasHapus
  3. serene and lovely place, nice!

    BalasHapus
    Balasan
    1. thakns for your comment...

      Hapus
  4. Indah soB. Perlu dijaga keasrian dan kealamiannya.

    BalasHapus
  5. Danau yang cukup indah dan penuh pesona sob

    BalasHapus
    Balasan
    1. begitulah sob..banyak danau yang indah dimiliki Indonesia...trimakasih..

      Hapus
  6. Terposana,\
    Nice post sobat...

    BalasHapus
    Balasan
    1. trimakasih kunjungannya sob..salam..

      Hapus